Di dalam dunia bisnis, anda tentu pernah melihat adanya robot palletizing system ini bukan? Penggunaan robot ini memang sudah banyak diaplikasikan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Penggunaannya mampu menggantikan sistem palletizing manual yang dianggap kurang efektif karena memakan waktu yang lama
Sistem palletizing ini sendiri merupakan sebuah robot yang digunakan dalam dunia industri dimana melakukan kerja dengan cara memindahkan material dari suatu lokasi ke lokasi lainnya tetapi tidak menggunakan perpindahan tempat. Maksudnya disini adalah posisi base manipulator kaki dimana tertanam pada lantai ataupun diatas posisi yang tidak akan berubah. Berikut ini penjelasan lengkapnya mengenai robot palletizing ini.
Palletizing robot components
Di dalam robot palletizing, anda bisa menemukan adanya beberapa komponen yang ada didalamnya. Salah satu komponen yang wajib ada pada robot palletizing ini adalah komponen kunci dimana komponen pengunci tersebut adalah berupa drum roll yang mampu mengerjakan tugas berdasarkan panduan dari komputer.
Selain itu, di dalam palletizing sendiri terdapat robot gantry 2 sumbu, 3 sumbu atau bahkan 4 sumbu. Tetapi anda akan lebih sering menemukan adanya robot dari lengan artikulasi dengan 4 sumbu yang akan diproduksi secara masal.
Kendati demikian dalam beberapa kasus, ternyata juga terdapat lengan artikulasi 5 hingga 6 sumbu yang diperlukan apabila sebuah produk perlu untuk dimiringkan ataupun diputar. Komponen lainnya yang terdapat pada sistem palletizer yakni infeed conveyor yang berfungsi untuk mengirimkan produk ke robot dan dispenser pallet yang mana secara otomatis akan mengirimkan palet tunggal ke robot yang berasal dari tumpukan palet.
Ada lagi komponen lainnya yakni EoAt atau end of arm tool yang dirancang khusus untuk mampu menangani satu hingga lebih produk tertentu.
Palletizing robot design
Robot palletizing system ini juga mempunyai desain yang terdiri dari beberapa lengan yang biasanya terdiri dari penjepit, sensor hingga peralatan pada ujung lengan yang mampu digerakkan dengan leluasa. Di Dalam desain robot ini ternyata juga terdapat beberapa komponen penting yang digunakan. Untuk lebih jelasnya berikut ini penjelasannya.
- Manipulator
Manipulator ini sendiri merupakan komponen di dalam robot palletizing program yang mana merupakan lengan yang mampu memberikan gerakan robot seperti gerakan memutar, menjangkau, melipat, hingga menjangkau objek. Gerakan ini sendiri biasanya dikenal dengan derajat kebebasan robot atau jumlah sumbu yang terdapat pada robot.
- Kontroler
Kontroler ini sendiri merupakan sebuah komponen yang memiliki fungsi untuk pengendali dari gerakan yang diciptakan oleh robot. Kontroler ini sendiri akan membentuk sebuah sistem kontrol akan akan menentukkan sistem input dan output dalam suatu robot.
- Power daya
Ini merupakan sebuah komponen yang akan menyediakan tenaga pada kontroler dan manipulator sehingga akan mampu bekerja dengan baik. Power supply ini sendiri juga masih dibagi menjadi dua bagian yakni untuk kontroler dan manipulator.
Untuk bagian kontroler akan memanfaatkan elektrik dan manipulator akan memanfaatkan elektrik, pneumatic, hidrolik bahkan bisa ketiganya.
Jenis-jenis Robot palletizing system
Didalam sistem palletizing sendiri ternyata juga terdiri dari beberapa jenis yang perlu untuk anda ketahui. Diantaranya adalah bag palletizing, box palletizing, hingga pail palletizing. Untuk lebih jelasnya anda bisa langsung menyimak ulasan yang ada di bawah ini.
- Bag palletizing
Bag palletizing ini sendiri adalah sebuah robot palletizing yang didesain sedemikian rupa untuk mengangkat barang-barang yang memiliki kemasan layaknya sebuah tas. Robot ini sendiri juga mempunyai sistem sama dengan robot-robot yang lainnya
- Box palletizing
Sedangkan untuk box palletizing adalah robot palletizing yang mempunyai tugas untuk mengangkat barang-barang didalam sebuah box atau kardus. Kemampuannya adalah mampu mengangkat beberapa box sekaligus.
- Pail Palletizing
Pail palletizing ini adalah sebuah robot palletizing yang berfungsi untuk mengangkat barang yang berada di dalam ember. Biasanya bisa dimanfaatkan untuk mengangkat ember-ember yang berisi cat atau cairan lainnya
Sensor yang terdapat pada palletizing robot ppt
Ada beberapa jenis sensor yang biasa digunakan untuk sistem robot termasuk robot palletizing ini. Seperti internal sensor yang biasa digunakan untuk mengontrol posisi, kecermatan, eksternal sensor yang biasanya berfungsi untuk mengontrol dan mengkoordinir robot dengan lingkungan seperti penggunaan infra merah.
Sedangkan untuk sensor berdasarkan jenisnya dibedakan menjadi beberapa sensor seperti adanya kontak sensor, proximity sensor, optical sensor, vision sensor hingga voice sensor. Setiap sensor tersebut memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Sebagai contohnya adalah sensor kontak yang biasanya digunakan untuk mendeteksi gaya atau kontak dan sensor proximity yang digunakan apabila jarak antara objek dan sensor saling dekat
Metode palletizing robot programming
Ada pula beberapa metode pemrograman yang biasa digunakan untuk menjalankan robot palletizing ini diantaranya adalah lead through merupakan manipulator yang dikendalikan dari jarak jauh oleh sistem komputer ataupun pengendali yang lainnya dan plug ini yang mana adalah suatu program yang sengaja dibuat untuk memasukkan plug atau jack. Robot akan beroperasi berdasarkan rekaman perintah yang sudah disimpan.
Brancing yang mana adalah program yang memungkinka adanya variasi gerakan dimana akan tergantung pada lingkungan dalam bekerja.
Palletizing robot speed
Berbicara soal kecepatan pada sistem robot palletizing ini memang berbeda-beda. Tetapi apabila dibandingkan dengan penggunaan sistem robot yang manual, maka cukup jauh kecepatannya. Dengan kecepatan tinggi dengan payload 180 kg dijamin sistem robot ini mampu mengerjakan tugas dengan cepat. Bahkan ada juga robot palletizing yang menawarkan kecepatan melebihi 2000 siklus per jam
tak hanya itu saja, biasanya di dalam robot palletizing juga terdapat beberapa fitur penting yang ada di dalamnya seperti adanya fitur infeeding yang bisa digunakan untuk meningkatkan kecepatan terhadap pasokan kotak karton sehingga mampu menurunkan biaya dari proses pengemasan.
Kelebihan penggunaan robotic palletizing system
Beberapa keunggulan pun ditawarkan oleh sistem roboting ini diantaranya adalah penggunaan ruang yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan sistem palletizing yang manual. Kemampuannya untuk beradaptasi dengan mudah guna melakukan akomodasi dengan berbagai macam pola palet dan jenis produk, mampu menangani barang hingga 1000 kg, dapat menangani berbagai macam jenis produk seperti casing, ember, tas hingga botol.
Mampu menangani beberapa infeed dari SKU yang berbeda sekaligus bahkan satu lengan artikulasi biasanya mampu menangani hingga 4 SKU sekaligus dengan adanya tingkat paletisasi yang cukup bervariasi mulai dari 8 hingga 30 kasus
Pengaplikasian robot palletizer automation
Pengaplikasian robot palletizer ini sendiri bisa digunakan untuk berbagai macam industry. Sebagai contohnya adalah digunakan pada industri media yang akan membantu perusahaan lebih mudah untuk melakukan suatu pengepakan. Selain itu biasanya juga dimanfaatkan untuk industri lainnya seperti ember, tas, box dan masih banyak lagi.
Demikian informasi terkait dengan sistem robot palletizing system yang sangat penting kehadirannya dalam dunia industri. Penggunaan robot ini juga dipercaya mampu membuat pekerjaan anda lebih efektif.




