Dalam pembuatan proyek gedung yang bertingkat tinggi pasti membutuhkan berbagai macam kontraktor spesialis sesuai dengan bidang dan keahliannya. Hal tersebut untuk mendapatkan hasil yang berkualitas dan proses waktu yang cepat. Saat ini kata PLC atau program logic controller juga sering didengar. PLC sendiri merupakan suatu alat perangkat pengendali yang juga biasa digunakan dalam proyek pembangunan atau disebut kontraktor PLC.
Suatu proyek bangunan harus memiliki tiga komponen utama antara lain struktur, arsitektur, dan mekanikal elektrikal. Ketiga komponen tersebut saling berkaitan dan terikat satu sama lain. Komponen dalam pengerjaan suatu proyek bangunan gedung tersebut dikerjakan oleh ahli atau kontaktor dalam bidangnya masing-masing. Terdapat banyak kontraktor spesialis diantaranya sebagai berikut:
-
Kontraktor mekanikal
Dalam kontraktor mekanikal meliputi pengerjaan mekanik dalam bangunan seperti gedung misalnya mesin lift, mesin AC, mesin pompa air, dan lain sebagainya.
-
Kontraktor elektrikal
Kontraktor elektrikal adalah pekerjaan yang meliputi instalasi telepon, instalasi tata surya, jaringan internet, dan lain sebagainya.
-
Kontraktor besi
Tugas dari kontraktor besi adalah merangkai atau membuat besi tulangan untuk sebuah struktur beton yang bertingkat tinggi.
-
Kontraktor plumbing
Kontraktor plumbing memasang instalasi pipa untuk air bersih atau kotor sebagai kebutuhan arus lalu lintas air dalam sebuah gedung atau bangunan.
-
Kontraktor bekisting
Kontraktor bekisting mengerjakan cetakan bangunan yang telah direncanakan misalnya pembuatan kolom beton, plat beton, atau struktur tangga beton, dan lain sebagainya.
-
Kontraktor cor beton
Kontraktor cor beton merupakan tenaga ahli yang khusus melakukan pekerjaan cor beton. Pengerjaan cor beton memang terlihat sangat sederhana, namun dibutuhkan kemampuan dan keahlian khusus misalnya dalam menuang atau menentukan ketegakan struktur beton. Hal tersebut dibutuhkan kerjasama yang baik bersama pelaksana surveyor.
-
Kontraktor finishing
Finishing dalam pengerjaan suatu bangunan misalnya pemasangan batu bata, plesteran, pemasangan keramik, dan lain sebagainya. Kontraktor finishing harus bekerja sama juga dengan kontraktor mekanikal elektrikal agar pekerjaan yang dilakukan tidak bertentangan misalnya pemasangan arus listrik stop kontak. Pemasangan tersebut harus diatur sehingga jangan sampai terjadi perusakan dinding yang sudah dikerjakan kontraktor finishing.
-
Kontraktor manajemen perawatan
Setelah seluruh pekerjaan dari kontraktor mekanikal elektrikal dan lain-lainnya selesai, maka pekerjaan selanjutnya adalah pemeliharaan dan perawatan. Tugas tersebut dilakukan oleh kontraktor manajemen perawatan yang memiliki tugas untuk melakukan perapihan dan memeriksa berbagai alat atau bangunan yang sebelumnya telah terpasang dengan baik.
Itulah penjelasan mengenai berbagai kontraktor yang ada dalam pengerjaan sebuah proyek bangunan. Sangat jelas bahwa semuanya saling terkait. Oleh karena itu maka kontraktor mekanikal electrical adalah komponen yang sangat penting. Ditambah lagi dengan pelengkap sarana dan prasarana yang didalamnya harus sesuai.




