Perkembangan teknologi terus menghasilkan penemuan – penemuan baru; tetapi pada bidang industri masih ada beberapa perangkat yang tampaknya masih belum dapat digantikan. Salah satunya adalah conveyor yang menjadi bagian dari sistem automatisasi di bidang industri.

Peran Conveyor Pada Beragam Jenis Industri

Perangkat conveyor telah menjadi bagian dari aktivitas industri sejak lama; khususnya pada bidang penanganan materi atau material handling. Penanganan material melibatkan beragam aktivitas seperti transportasi, penyimpanan hingga pengontrolan bahan dan hasil produksi. Proses ini berlangsung sejak dari proses produksi, distribusi, konsumsi hingga aktivitas pembuangan sisa material. Kebanyakan aktivitas penanganan material terfokus pada metode yang digunakan, perangkat mekanik yang terlibat, sistem pengelolaan hingga kontrol yang dibutuhkan untuk memperoleh fungsi – fungsi yang diinginkan.

Sejarah Penggunaan Conveyor Di Ranah Industri

Praktek penggunaan conveyor automation untuk proses penanganan material dalam industri tercatat dilakukan sejak awal abad ke-20. Perangkat conveyor kemudian menjadi tulang punggung dalam material handling di lingkungan industri. Mengingat lamanya keterlibatan conveyor dalam dunia industri; seseorang mungkin tidak mengetahui istilah conveyor tetapi mengenal alat yang menggerakkan benda secara otomatis dalam lingkungan industri.

Penggunaan conveyor sangat dirasakan manfaatnya pada sangat melakukan penanganan material yang berat ataupun berukuran besar. Perangkat tersebut bisa menjadi solusi praktis transportasi material di dalam lingkungan industri; baik itu dalam proses produksi, pemeriksaan ataupun pengemasan. Memang penggunaan conveyor bisa menjadi solusi untuk proses pemindahan beragam barang dengan bentuk dan ukuran yang sangat fleksibel.

Konsep Perancangan Perangkat Conveyor

Sebuah sistem conveyor dimulai dari ranah konsep hingga kemudian diwujudkan menjadi sebuah produk yang digunakan sebagai solusi transportasi beragam material. Konsep yang tepat akan memberikan sistem conveyor automation yang juga tepat dan memberi manfaat optimal dalam penggunaannya. Setidaknya ada beberapa aspek penting yang wajib dipertimbangkan dalam perancangan konsep sistem conveyor yang meliputi :

  • Dimensi materi yang ditangani
  • Bobot dari materi
  • Kapasitas produksi
  • Ragam produk
  • Kondisi lingkungan kerja
  • Faktor kebutuhan daya

Enam poin tersebut harus menjadi pertimbangan utama dalam perancangan konsep sebuah sistem conveyor. Tanpa mempertimbangkan keenam poin tersebut; sebuah sistem conveyor beresiko tidak dapat bekerja optimal atau bahkan gagal bermanfaat bagi aktivitas industri yang diinginkan.

Beberapa Jenis Dan Tipe Conveyor Dalam Dunia Industri

Dalam perkembangannya; telah diciptakan beragam jenis dan tipe conveyoryang digunakan pada banyak aktivitas bidang industri. Perangkat conveyor mulai digunakan sebagai sebuah alat sederhana yang berkembang dalam hal kompleksitas hingga pemanfaatannya. Berikut ini beberapa jenis dan tipe conveyor yang telah menjadi bagian dari beragam aktivitas dunia industri :

  • Conveyor gravitasi merupakan jenis conveyor yang mungkin dapat dikatakan paling sederhana. Perangkat ini tidak memiliki sumber energi khusus dan memanfaatkan gravitasi untuk bekerja. Conveyor gravitasi umum digunakan pada mekanisme offload atau bongkar muatan pada truk, bagian penyortiran hingga bagian pengemasan. Jenis perangkat ini merupakan yang paling murah; tetapi minim dalam kontrol.
  • Belt conveyor sesuai dengan namanya menggunakan semacam sabuk sebagai media untuk memindahkan material. Jenis conveyor ini bisa sangat berguna saat proses pemindahan mengalami perubahan ketinggian. Bel conveyor umum digunakan pada penanganan kemasan hingga mengangkut bahan mentah.
  • Roller conveyor memiliki aspek teknis yang berbeda dengan belt conveyor karena tidak menggunakan sabuk; tetapi memanfaatkan putaran roda untuk memindahkan material yang ada di atasnya.
  • Pallet conveyor merupakan perangkat conveyor yang umumnya digunakan untuk memindahkan material yang berat ataupun melewati lingkungan dengan perubahan suhu yang ekstrim.
  • Overhead conveyor merupakan jenis perangkat conveyor yang paling umum digunakan pada proses pengecatan ataupun proses finishing, pengemasan makanan hingga penyortiran sampah dalam material.
  • Table top chain umumnya digunakan pada penanganan paket, pengisian hingga pemasangan label.
  • Magnetic slide conveyor umumnya digunakan pada proses pemindahan material berukuran kecil dan terbuat dari metal atau logam yang mudah berinteraksi dengan medan magnet.

Dalam perkembangannya; industri perangkat conveyor system indonesia telah mampu menghasilkan beragam jenis perangkat conveyor yang dapat dilibatkan dalam beragam aktivitas industri. Conveyor merupakan bagian dari solusi dalam aktivitas industri untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.