Cara kerja conveyor adalah salah satu informasi penting yang ingin diketahui banyak orang, terkhususnya Anda yang berencana membeli conveyor untuk kebutuhan industri. Sebagai salah satu sistem mekanik yang berfungsi untuk mentransport barang dari sebuah tempat ke tempat lain, conveyor memang paling banyak digunakan perusahaan industri dengan jenis material transfer yang bermacam, baik unit load maupun bulk load.

Pada dasarnya, cara kerja conveyor ialah dengan menstransport berbagai material yang ada di bagian atasnya dan kemudian akan berhenti saat tiba di bagian head conveyor. Pemahaman mengenai cara kerjanya akan lebih mudah jika Anda mengenali dan mengetahui apa saja komponen-komponen yang terdapat pada conveyor dan mengetahui tentang sistem penggeraknya. Sebagai informasi tambahan, berikut kami berikan ulasan ringkasnya untuk Anda.

Cara Kerja Mesin Konveyor

Berdasarkan cara kerjanya, conveyor biasanya dikategorikan ke dalam beberapa bagian. Seperti menggunakan motor gearbox untuk menggerakan driver roller untuk memindahkan barang dan menggunakan driver as guna menggerakkan barang dan biasanya jenis screw conveyor yang paling banyak menggunakan driver.

Menggunakan gearbox untuk driver pulley

Pertama ialah conveyor yang menggunakan motor gearbox untuk menggerakkan permukaan driver pulley. Di mana pada conveyor ini akan dilengkapi sebuah belt karet yang bisa saja polos ataupun berbentuk huruf yang memiliki sekat (bucket conveyor). Beberapa komponen yang melengkapi sistem kerjanya ialah seperti motor gearbox yang berfungsi untuk memberikan tenaga penggerak drive pulley. Motor penggerak yang digunakan perlu di reduce dengan kecepatan minimal agar material yang diangkut tetap aman.

Selanjutnya ada drive pulley yang yang berada di ujung conveyor. Komponen ini berfungsi untuk menarik belt dari conveyor dan digerakkan oleh sebuah motor listrik yang keduanya itu dihubungkan menggunakan rantai dan sproket. Ada pula belt conveyor yang difungsikan untuk mengangkut barang di permukaan atasnya. Setiap jenis sabuk konveyor akan berbeda dan disesuaikan dengan jenis barang yang dipindahkan. Yang terpenting dalam pemilihan belt ialah memiliki daya tahan beban kejut, tahan beban tarik, fleksibel, perpanjangkan spesifik yang rendah dan tidak menyerap air. Sabuk pada mesin conveyor juga terdiri dari beberapa lapis seperti rubber, pelindung carcass, fabrik carcass dan bottom cover.

Menggunakan gearbox untuk as

Berikutnya cara kerja yang terdapat pada jenis conveyor screw yang dikenal lebih simpel dan praktis. Pada jenis conveyor ini tidak dibutuhkan sparepart yang terlalu banyak dan rumit karena dari komponen motor gearbox akan langsung dihubungkan ke as dan biasanya screw conveyor dimanfaatkan untuk mengangkut jenis muatan yang membutuhkan ruang tertutup. Singkatnya conveyor screw memiliki sistem kerjanya yang sedikit berbeda dengan jenis conveyor pada umumnya. Pastikan Anda mengetahuinya dan memilih jenis conveyor terbaik dengan cara kerja conveyor sesuai kebutuhan.