Berbicara tentang kegiatan industri tidak terlepas dengan yang namanya palletizing. Pallet sendiri merupakan bagian dari warehouse. Keberadaannya sangat penting untuk mempermudah dalam perhitungan, penyortiran, penyimpanan hingga transportasi barang.

Dalam mempermudah dan mempercepat kegiatan dalam warehouse, terutama penempatan barang pada palet, biasanya digunakan yang namanya palletizer, yakni mesin yang menempatkan barang pada bagian pallet. Berbicara tentang mesin palletizer ada dua jenis yang bisa dipilih, yakni mesin conventional palletizer atau auto robot palletizer. Tentu keduanya memiliki perbedaan yang menarik untuk dibahas.

Conventional palletizer mengandalkan kecepatan

Conventional palletizer sendiri dibagi menjadi dua, yakni low level dan high level. Keduanya sama – sama menggunakan conveyor untuk menghandle barang. Hanya saja, high level palletizer dikembangkan untuk memproses pekerjaan menjadi lebih cepat. Tentu saja penggunaan conventional palletizer memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.

Salah satunya adalah conventional palletizer digunakan bagi Anda yang membutuhkan kerja cepat. Beberapa produk palletizer conventional sudah dirancang sedemikian rupa sehingga bisa membawa setidaknya 10 hingga 40 box pwr menit. Bahkan ada yang bisa membawa hingga 200 box pwr menit.

Mungkin dengan banyaknya mesin yang harus dioperasikan, conventional palletizer membutuhkan lebih banyak perhatian khusus. Namun begitu, dalam hal perawatan tidak membutuhkan pengetahuan khusus terkait mekanik.

Conventional palletizer mungkin membutuhkan ruang yang lebih luas, bahkan ruangan juga harus lebih tinggi. Selain itu, beberapa jenis conventional palletizer digunakan untuk melakukan pekerjaan satu produk saja dalam satu waktu.

Automatic robot palletizer mengandalkan flexibility

Sama seperti namanya, tentu robot palletizer menggunakan robot untuk melakukan kerja secara otomatis. Berbeda dengan conventional palletizer, auto robot palletizer bisa melakukan pekerjaan satu hingga beberapa produk dalam satu waktu, tergantung akan konfigurasi pallet yang digunakan. Tentu saja ada beberapa kelebihan dan kekurangannya.

Salah satunya adalah robotics palletizer bisa memindahkan barang hingga 40 barang per menit. Namun kembali lagi, kecepatan tergantung akan produknya. Bahkan ada palletizer yang bisa membawa 1200 bags per menit.

Dibandingkan dengan conventional tidak terlalu banyak mesin yang membutuhkan perhatian, hanya saja dibutuhkan seorang ahli robotics dalam hal perawatan. Selain itu, juga perlu dilakukan training khusus.

Bisa dikatakan, automatic robotics palletizer sangat flexible. Pasalnya, mesin ini didesain untuk bisa menghandle berbagai jenis container dalam satu waktu. Bahkan, bisa membedakan satu jenis kontainer dengan lainnya, tanpa memperdulikan bentuknya. Sistem yang digunakan memang bisa mengirimkan informasi pada robot sehingga bisa memilih dan menempatkan produk berbeda pada setiap palletnya.

Untuk kapasitas ruangannya tergantung akan seberapa banyak yang akan Anda gunakan. Namun dengan kemampuannya yang serbaguna, mungkin Anda tidak membutuhkan terlalu banyak. Sehingga tidak perlu ruangan luas untuk menempatkannya.

Ada banyak alasan mengapa banyak yang memilih automatic palletizing sebagai solusi terbaik dalam warehouse mereka. Salah satu alasan yang pasti adalah penggunanya teknologi robot bisa mengurangi kecelakaan kerja pada karyawan dan mengurangi kerugian akibat hal tersebut.

Memang automatic palletizing terus membuktikan kegunaanya dalam sistem palletizing. Namun dibalik segala alasan Anda memilih mesin palletizer otomatis mungkin menjadi kunci penting untuk kegiatan industri Anda dalam beradaptasi dengan teknologi yang semakin maju.

Itu tadi beberapa perbedaan antara auto robot palletizer dan conventional palletizer. Satu hal yang perlu diingat bahwa pilih mesin palletizer yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Sama halnya dengan memilih banyak mesin lainnya, ada beberapa kriteria yang benar – benar harus diperhatikan, yakni kecepatan, perawatan, serbaguna, review dan harga.